Sabtu, 10 Juli 2010

PRINIP-PRINSIP PENATAAN BARANG SETIAP DEPARTEMEN / AREA PENJUALAN


A. Penataan Barang Baru


Penataan barang baru dapat dikelompokkan dengan tahapan penataan sebagai berikut :
1. Penataan sesuai Koleksi (misal : koleksi anak2, remaja, dewasa dll)
2. Dari masing-masing koleksi di tata menurut Style (model, jenis bahan, jenis print/motif print dll)
3. Kemudian di tata berdasarkan Intensitas Warna / color story (susunan warna yang mengandung cerita tertentu)
4. Baru yang terakhir ditata menurut Size (baik size merchandise maupun size print/motif print dari masing-masing kelompok)
Penataan Barang baru ini harus selalu di letakkan di bagian area terdepan.

ELEMEN-ELEMEN PRESENTASI MERCHANDISE YANG BAIK


A. GROUPING
    1. Terlihat Lebih Terbeli Lebih.

Pada dasarnya Counter dapat di bagi dengan mengelompokkan merchandise berdasrkan Warna, model & corak. Merchandise yang sejenis dikelompokkan bersama, merchandise yang bercorak dapat di kelompokkan lagi berdasarkan garis, kotak, bunga dll.
Dalam kasus tertentu kita dapat mencampur kotak dengan polos dalam area/fixture, tujuannya untuk menciptakan cerita koleksi.
Makin kuat cerita, makin banyak efeknya bagi penjualan.

Jumat, 28 Mei 2010

PEMBELI MASA KINI

Mengetahui Customer kita adalah suatu hal yang sangat Penting dalam Mencapai Presentasi yang Maksimal dan pada akhirnya sangat berpengaruh pada Penjualan yang Maksimal pula.
Adapun ciri-ciri dan type Customer masa kini :
  • TIdak berbelanja seorang diri saja, tetapi juga bersama keluarga, pasangan, teman-teman.
  • Tidak memiliki banyak waktu untuk berbelanja.
  • Berkurangnya rasa tertarik untuk berbelanja.
  • Tidak selalu Loyal dengan sebuah toko saja. Artinya apabila mereka berbelanja di toko yang satu, bukan berarti mereka akan tetap kembali ke toko tersebut.
  • Kurangnya rasa sabar dan cepat bosan dengan suasana toko.
  • Menuntut untuk mendapatkan yang sesuai dengan uang yang mereka keluarkan.
  • Selalu menginginkan hal-hal yang sedang "In" di pasaran.
  • Mereka sanat memperhatikan Fashion Trend.
  • Menginginkan banyaknya display yang menjelaskan mereka tentang pemakaian merchandise.
  • Membutuhkan perhatian dan service yang baik dari sebuah toko.
  • Sangat peka terhadap hal-hal yang bersifat modern dan canggih.

Sabtu, 22 Mei 2010

TIPE - TIPE PRESENTASI

Menyambung dari artikel yang sebelumnya (PRESENTASI MERCHANDISE), disini VM.04 mencoba mengurai beberapa tipe Presentasi Merchandise, yang merupakan Rangkaian dari Kegiatan menata barang dagangan.

1. Item Presentasi (IP)
Meliputi semua stok merchandise dalam toko, baik yang di gantung maupun yang diletakkan didalam rak.
2. Visual Presentation (VP)
Merupakan display umum yang di terapkan pada seluruh penjuru toko, agar menarik.Selain itu untuk merefleksikan Thema secara dramatis. VP harus bersifat informatif dan mendidik. 
Misal : Show Window, Centre Point, Stage dll.

PRESENTASI MERCHANDISE

PRESENTASI MERCHANDISE (Penataan Barang Dagangan)

Perlu kita sadari kembali, bahwa kita senantiasa berhubungan erat dengan merchandise. Namun kita juga senantiasa ikut memikirkan dimana, bagaimana, dengan apa barang dagangan diletakkan/ disusun, serta dengan apa/bagaimana agar merchandise dengan mudah dapat berkomunikasi dengan customer (pelanggan).

APA YANG DI MAKSUD DENGAN PRESENTASI MERCHANDISE?
Suatu bentuk yang terorganisir dan kreatif, dari penataan barang yang menarik, di Selling Floor (area penjualan) untuk memaksimalkan penjualan.


MENGAPA PRESENTASI MERCHANDISE PENTING DILAKUKAN?
Karena jumlah penjualan mencerminkan dampak dari program penataan. Mutu yang tinggi dari presentasi barang akan merangsang pembelian dan penjualan barang tersebut serta "barang lain yang terkait "


sebagai contoh :

Pernahkah Anda merasa membeli barang yang sebenarnya belum tentu Anda butuhkan?
Padahal Niat Anda untuk membeli barang tertentu saja bukan barang yang sedang anda lihat.