Sabtu, 10 Juli 2010

PRINIP-PRINSIP PENATAAN BARANG SETIAP DEPARTEMEN / AREA PENJUALAN


A. Penataan Barang Baru


Penataan barang baru dapat dikelompokkan dengan tahapan penataan sebagai berikut :
1. Penataan sesuai Koleksi (misal : koleksi anak2, remaja, dewasa dll)
2. Dari masing-masing koleksi di tata menurut Style (model, jenis bahan, jenis print/motif print dll)
3. Kemudian di tata berdasarkan Intensitas Warna / color story (susunan warna yang mengandung cerita tertentu)
4. Baru yang terakhir ditata menurut Size (baik size merchandise maupun size print/motif print dari masing-masing kelompok)
Penataan Barang baru ini harus selalu di letakkan di bagian area terdepan.



Untuk mempermudah penataan, berikut ini dapat dijadikan acuan langkah-langkah grouping Merchandise & Perawatannya:
a. Dikelompokkan berdasarkan print.
     - Plain (Polos)
     - Flowers (bunga-bunga)
     - Checks (kotak-kotak)
     - Polkadot (bulat-bulat)
     - Stripes (garis-garis)
     - Graphics (motif gambar/graphis/kartun dll)
b. Yang terbaru dari masing-masing kelompok didisplay di depan. Yang agak lama di tempatkan di tengah.Yang lama sekali di paling belakang.
c. Dari masing-masing kelompok dirpikan lagi berdasarkan intensitas warna dan printnya (misal bunga-bunga kecil, sedang dan besar)
d. Perlu diingat bahwa hitam dan putih dapat di pakai sebagai aksen.
e. Stock dari setiap merchandise yang didisplay di Vocal Point harus diletakkan di dekat vocal point tersebut.
f. Barang Sale (diskon dll), barang clearance (sisa dan cuci gudang), broken size (big size, over size) serta
broken color (warna pucat, buram dll) tidak boleh di pasang di patung atau di formal display.
g. Gantungan harus sesuai dengan bagian/areanya. Dan semua gantungan di Fixture/media display letaknya
harus searah.
h. Kapasitas barang di fixture : 1 barang per 2,5 cm (1 barang per 1 inchi). Perlihatkan fixture untuk 1 barang per-stock.
i.  Fixture harus bersih dan dalam keadaan bagus.
j.  Harus ada persetujuan terlebihdahulu bila Vendor/Consignment akan memasang Fixture , signage, dan peralatan lain.

B. Penataan Barang-barang yang sudah tidak lengkap (size,model,warna)
Sama halnya dengan barang-barang yang masih lengkap, di sini tetap memakai prinsip penataan seperti di atas (penataan barang baru)

C. Wagon Display
Untuk wagon display di setiap area biasanya merchandise diletakkan begitu saja. Saat ini barang di wagon harus didampingi dengan T-Stans (display yg berfungsi untuk menggantung hanger ) untuk memajang sebagian besar dari isi wagon dengan tujuan agar image customer terhadap wagon tidak terlalu murah.
Dengan T-Stand yang ada di sampingnya maka barang-barang yang ada di wagon akan lebih kelihatan : Warna, jenis print dll.
Kecuali barang-barang assesories tidak perlu di tambah T-Stand.

D. Penggunaan Fixture di bagian belakang dipilihkan fixture yang lebih tinggi di banding dengan fixture yang ada di depannya.

E. Penggunaan Fixture kombinasi antara Rak dan T-Stand menggunakan prinsip-prinsip sebagai berikut :
1. Usahakan merchandise dapat tampil tampak depan sehingga tampak jelas model, warna dan sizenya.
2. Apabila cara pertama ini stock masih banyak, susunlah display yang tampak dari samping.
3. Apabila dengan cara pertama dan kedua telah dilakukan ternyata stock masih juga banyak, maka susunlah display dengan Rak (merchandise dilipat)

F. Penggunaan Bracket dan Hook khusus untuk Pilar.
Usahakan bracket dan hook dipasang dengan tujuan agar display/penataan barang semua nampak dari depan bila dilihat semua sisi pilar.

G. Apabila Stock Barang Sedang Dalam Keadaan Menurun/Sedikit.
Pada saat-saat stock kosong/menurun dari keseluruhan jumlah merchandise sebuah area tertentu, perhatikan hal-hal berikut :
1. Bracket dan Hook yang ada di fixture agar di lepas kemudian permukaan fixture tersebut diganti fungsinya menjadi vocal point dengan menggunakan hanger susun atau ditambah dengan body display.
2. Fixture yang tadinya banyak bisa dikurangi kemudian ditata ulang dengan jarak penataan yang lebih lebar/renggang.
3. Rak/ambalan diganti dengan media T-Stand tunggal atau ganda, dan ditata menurut prinsip penataan yang berlaku.
Apabila kondisi kembali Normal (stock datang lagi), kembalikan Pentaan pada Posisi semula.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar